Tampilkan postingan dengan label TUTORIAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TUTORIAL. Tampilkan semua postingan

Rabu, Mei 12, 2010

Belajar Photoshop Dasar


Program adobe photoshop adalah sebuah software pengolah grafis (tampilan teks maupun gambar) yang powerpull, dengan software Photoshop Anda dapat membuat alat promosi berupa brosur, flyer, poster, banner, mendisain sebuah website, merancang menu interaktif, memanipulasi foto, dan mewarnai gambar. untuk mendesain visual-visual yang menarik pada website sebenarnya masih banyak sofware pengolah grafis lainnya seperti Firework, Painshop Pro, Corel Photopaint, Gimp (untuk linux) tetapi lebih baik menggunakan software yang mempunyai fasilitas-fasilitas optimalisasi gambar untuk web seperti fungsi save for web pada photoshop.
mengenal lingkungan kerja pada PhotoShop, yang terdiri dari menu bar, toolbox, option bar, status bar, pallete, canvas

Dokumen Baru

Gambar Dokumen Baru

Untuk membuat dokumen baru klik File lanjutkan dengan Klik New (ctrl+N)

Beberapa pilihan yang ada pada Image Size :
- Preset Size : untuk menentukan ukuran canvas secara otomatis
- Width : menentukan ukuran lebar secara manual
- Hight, untuk menentukan ukuran tinggi secara manual
- Resolution, untuk menentukan resolusi gambar
- Mode,untuk menampilkan warna Toolbox

Pilihan pada Contens
- White, warna dasar putih pada canvas
- Background color, untuk menampilkan background
-Transparent, untuk menampilkan bentuk transparan pada canvas
Option Bar
Toolbox
Palet Navigator
Palet Color
Canvas
Palet Layer
Status Bar

Option Bar
Tampilan pada option bar akan berubah dinamis sesuai tool yang digunakan

Toolbox
Fasilitas untuk mengedit atau memanipulasi image dengan tool – tool yang ada

Palet Navigator
Fasilitas yang digunakan untuk menggeser atau memperbesar gambar yang ada melalui salinan miniature gambar. Bagian tengahnya disebut Thumbnail

Palet Color
Untuk merubah warna sesuai yang diinginkan

Canvas
Area yang akan digunakan untuk meletakkan objekStatus Bar
Berisi informasi ukuran file, waktu,gambar, dan keterangan tool yang sedang aktif

Toolbox Gambar Toolbox




Keterangan:
A : Marquee tool L : Move tool
B : Lasso tool M : Magic wand tool
C : Crop tool N : Slice tool
D : Healing brush tool O : Brush tool
E : Stamp tool P : History brush tool
F : Eraser tool Q : Paint bucket tool
G : Blur tool R : Dodge tool
H : Selection tool S : Horizontal type tool
I : Pen tool T : Rectangle tool
J : Notes tool U : Eyedropper tool
K : Hand tool V : Zoom too

Marquee tool
Untuk membuat seleksi berbentuk elips ataupun kotak

Lasso tool
Untuk seleksi bebas Crop tool,Untuk memotong area yang diinginkan
Brush tool
Untuk menggambar dalam bentuk kuas

Stamp tool
Digunakan untuk membuat duplikasi sesuai yang diinginkan

Eraser tool
Digunakan untuk menghapus objek yang diinginkan

Blur tool
Untuk membuat objek menjadi kabur

Selection tool
Untuk memindahkan canvas

Pen tool
Untuk menggambar garis lurus dan kurva

Notes tool
Untuk membuat catatan

Hand tool
Untuk memindahkan objek atau gambar

Move tool
Untuk memindahkan seleksi canvas yang sedang aktif

Magic wand tool
Membuat seleksi berdasar pada kelompok warna yang sama

Slice tool
Untuk membuat objek atau gambar menjadi terpisah-pisah

Brush tool
Untuk menggambar dengan kuas dalam bentuk cat

History brush tool
Untuk membuat undo secara terus menerus

Paint bucket tool
Untuk memberi atau merubah warna pada objek grafik

Dodge tool
Untuk mengatur pencahayaan

Horizontal type tool
Untuk membuat bentuk tulisan mendatar

Rectangle
Untuk membuat kotak segi empat,elips poligon dan custom

Eyedropper tool
Untuk memilih,membuat warna latar foreground dan background

Zoom Tool
Untuk membuat tampilan besar dan kecil

Palet

Untuk dapat menyunting dan mengolah gambar atau grafik dengan mudah Anda bisa menggunakan palet, karena palet sangat efektif untuk dapat mengubah, mengatur dan memilih berbagai penyuntingan dan pengolahan gambar atau grafik.
Gambar palet


Beberapa jenis palet yang ada pada Photoshop:

Palet Navigator
Untuk dapat mengubah tampilan besar atau kecil dengan memakai zoom slider

Palet Info
Digunakan untuk menampilkan informasi komposisi warna dan posisi pointer pada objek

Palet Color
Untuk dapat memilih warna sesuai yang diinginkan baik background ataupun foreground

Palet Swatches
Untuk dapat mengoleksi warna, dan memilih campuran warna yang tersediamasing-masing warna dapat di tambah disimpan dan di hapus

Palet Styles
Untuk dapat merubah efek pada objek yang ada pada canvas

Palet History
Palet ini digunakan buat menyimpan perubahan yang anda lakukansehingga dapat dilakukan koreksi kesalahan terhadap beberapa perubahan

Palet Action
Digunakan pada saat Anda akan merekam serangkaian perintah, sehingga dapat mengotomasi pekerjaan dengan mengelompokkan perintah ke dalam sebuah aksi dan memainkannya

Palet Layers
Untuk dapat digunakan untuk menampilkan,merubah,menghapus objek atau gambar yang ada pada canvas

Palet Channels
Palet ini digunakan untuk menyimpan informasi warna

Palet Paths
Palet ini digunakan untukl membuat,menghapus dan mengaktifkan path. Path adalah objek yang dibuat dengan merangkai beberapa garis lengkung dan garis lurus dari satu titik ke titik yang lain

Palet Character
Palet ini digunakan untuk mengatur format karakter, sehingga mempermudah dalam pengeditan dan manipulasi tulisan

Palet Paragraph
Palet ini digunakan untuk mengatur paragraph,sehingga mempermudah mengubah paragraf

Layer

layer adalah lapisan transparan ibarat kaca atau plastik bening sehingga objek atau gambar yang berada di bawah tumpukan2 layer tetap kelihatan selama tidak tertutupi oleh objek atau gambar yang berada pada layer2 yang berada di atasnya, Pada palet layer Anda bisa mengatur lapisan satu dengan yang lainnya, antara objek satu dengan objek atau gambar yang lain sehingga menjadi satu kesatuan objek atau gambar yang menarik. Untuk dapat merubah atau menambah objek dengan memakai palet layer cukup dengan tekan Add a layer style, Add layer mask,create a new set, create new fill or adjustment layer,create a new layer dan delete layer. Seperti pada gambar dibawah ini:
Gambar palet layer



Keterangan Palet Layer:

1. Blending mode
Untuk mengubah mode blen atau mengatur piksel pada layer aktif bercampur dengan layer dibawahnya
2. Add a layer style
Untuk menambah layer style
3. Add layer mask
Untuk menambah layer mask
4. Create a new set
Untuk menambah layer set
5. Create a new fill or adjustment layer
Untuk membuat layer fill atau layer adjustment (layar untuk mengubah pewarnaan pada gambar)
6. Create a new layer
Untuk membuat layer baru
7. Delete layer
Untuk menghapus layer
8. Indicates layer is partially locked
Untuk menandai layer itu dikunci
9. Layer aktif
Objek atau gambar pada canvas dapat dirubah atau di edit jika layer aktif dalam kondisi diblock
10. Opacity
Untuk mengatur nilai transparansi


Layer style adalah kumpulan efek – efek layer untuk dapat mempercantik objek
Layer style dapat diaktifkan melalui Menu >>>> Layer >>>> Layer Style, seperti pada gambar Layer style.
Gambar Layer Style



Keterangan Layer Style:


Drop Shadow
Untuk dapat menambah efek bayangan di belakang objek


Inner Shadow
Untuk menambah efek bayangan didalam objek pada bagian sisinya


Outer Glow
Untuk menambah pencahayaan atau sinar dibagian luar sisi objek


Inner Glow
Untuk menambah pencahayaan atau sinar di bagian dalam sisi objek


Bevel and Emboss
Untuk menambah bayangan dan efek timbul dengan bentuk dan kemiringan tertentu


Satin
Untuk menambah efek pencahayaan pada sisi dalam sebuah objek,sehingga terlihat seperti kain satin


Color Overlay
Untuk melapisi atau menutupi objek dengan warna tertentu


Gradient Overlay
Untuk melapisi atau menutupi objek dengan warna gradasi tertentu


Pattern Overlay
Untuk melapisi atau menutupi objek dengan pola tertentu


Stroke
Untuk menambah garis pinggir pada objek,dengan warna gradasi dan pola tertentu

Teknik Pewarnaan pada PhotoShop

Pada Photosho terdapat dua cara pewarnaan , warna bagian depan (foreground) dan warna bagian dalam (background) warna pada gambar atau objek dapat dimanipulasi dengan menggunakan dua buah tool yaitu gradient dan pain bucket.
Gradient: digunakan untuk menghasilkan warna gradasi tertentu pada objek atau gambar  
Paint Bucket : Digunakan untuk memberi warna pada gambar atau objek
penjelasan lebih detailnya dapat di pelajari pada  latihan  berikut :

buka dokumen baru dengan cara klik File >>New (ctrl+N)

setelah dokumen baru di buat dengan warna back ground warna putih kita ingin  mengisi  lembar kerja berikut dengan warna yang kita kehendaki,  misalnya dengan warna  biru muda.                                                              gambar dokumen baru

pada toolbox terilah  kotak  foreground diisi dengan warna hitam dan backgroundnya warna putih yang merupakan warna default pada photoshop, apabila warnanya berubah jadi warna lain dan ingin mengembalikannya dengan warna default kita tinggal klik hurup D pada keyboard. karena sekarang kita akan mengisi  dokumen baru tadi dengan warna biru muda kita harus merubah dulu  salah satu kotak warna default tersebut , contoh saya akan mengisi dengan warna foregrund biru muda. caranya klik kotak warna hitam dan kana muncul  kotak dialog pilihan warna yang hendak kita isi. pada  dokumen tadi.

pada kotak dialog  pemilihan warna (color  picker) kita bisa memilih warna yang kita kehendaki untuk mengganti warna  foregrund hitam menjadi warna yang kita inginkan misalnya biru muda,  geserlah tombol pilihan warna (gambar yang dilingkar merah)  pilihlah warna dengan mengklik salah satu sudut warna pada layar tampilan  warna.



selanjutnya tinggal klik Edit>>Fill. pada kotak dialog Fill pilih warna foreground terus klik OK




gambar dibawah ini adalah gambar  dokumen yang sudah di  isi warna biru muda


untuk mengisi gradasi warna pada dokument baru , berikut langkah-langkahnya:

klik  gradient tool pada toolbox (lihat gambar bawah dengan lingkaran merah)

pada tool bar terlihat gradasi warna dari biru muda ke putih, utuk mengganti gradasi  warna yang lain tinggal double klik pada kotak warna  grdasinya.

pada Gradient Editor, pilih warna gradasi yang dikehendaki, seperti contoh saya memilih warna gradasi dari biru ke kuning lalu ke biru , untuk  mengatur lebar masing-masing warna gradasi kita tinggal klik tombol  pada bar ilustrasi  masing2 warna  gradasi yang dipilih (tombol yang dilingkar warna hijau) lalu double klik  kotak petujuk warna yang akan diganti (kotak yang color dilingkar warna hitam)

pada kotak dilaog pilihan warna pilihlah warna yang anda kehendaki seperti cara  penggantian warna pada foreground.

Tariklah garis gradasi pada dokume seperi contoh di bawah ini.

                                        Gambar dokumen yang sudah diisi  gradasi warna

Selasa, Mei 11, 2010

Panduan Bermain Texas Hold’em Poker

Texas Hold’em Poker adalah sebuah aplikasi game yang sangat populer di Facebook. Bahkan banyak yang sengaja membuat account di Facebook hanya untuk main Game Poker ini. Untuk anda yang belum pernah dan ingin mencoba untuk memainkannya bisa membaca panduannya dibawah ini
CARA BERMAIN
Dalam satu kali permainan, terdiri dari 4 ronde. Dalam masing masing ronde, setiap pemain diberi pilihan untuk bet (bertaruh) atau raise (menaikkan taruhan). Kalo gk ada yang bertaruh, ronde berikutnya dimulai.
Round 1 – Hole Cards
Setiap pemain dibagikan masing2 dua kartu, disebut dgn “Hole cards”. Pemain lain gk bisa liat Hole Cards kita. Setelah Hole Cards selesai dibagikan, terjadi ronde (putaran) untuk bertaruh. Dalam putaran ini, terdapat didalamnya “Blinds
Blinds - Searah jarum jam ,pemain setelah “Dealer” harus mengeluarkan “small blind”, pemain setelahnya lagi harus mengeluarkan “big blind”. Big Blind adalah sebesar dua kalinya Small Blind. Besarnya blinds diatur oleh masing2 meja. Dalam memilih meja, kita bisa liat besar blinds-nya dengan format dua nilai yang dipisahkan dengan garis miring. Contohnya : 50/100 atau 10/20.
Yang menjadi Dealer berubah2 setiap permainan. Siapa yang menjadi Dealer dilambangkan dengan huruf “D”. Sehingga setiap pemain akan kebagian bayar blinds.

Bet - Searah jarum jam, setiap pemain diberi pilihan untuk menyamai taruhan senilai big blind (call) , atau menaikkan taruhan (raise), atau tutup kartu (fold). Jika ada yang Raise, pemain2 setelahnya harus menyamai nilai taruhan yang baru untuk tetap bermain. Kalo pemain ada yang Fold, maka pemain tersebut tidak lagi dapat berpartisipasi dalam permainan itu (tidak dapat bertaruh ataupun menang). Kalau semua pemain udah sama taruhannya. Ronde bertaruh selesai, semua taruhan dikumpulkan ke tengah meja. Total chips taruhan ditengah meja disebut “Pots”
Uncontested - Jika dalam ronde tersebut tidak ada pemain yang menyamakan taruhan (fold) sehingga hanya tersisa satu pemain, pemain tersebut otomatis dinyatakan sebagai pemenang dan semua chips taruhan yang telah dikeluarkan dimenangkan.

Round 2 – The Flop

Setelah ronde pertama selesai, tiga kartu dibuka di tengah meja, ini sebut “comunnity cards” atau kartu bersama. artinya, semua pemain bisa menyusun kartunya dengan menggunakan kartu2 ini. Setelah kartu Flop ini dibuka, terjadi putaran bertaruh lagi. seorang pemain boleh untuk tidak bertaruh (check) jika tidak ada taruhan yang harus disamai. apabila ada yang menaikkan taruhan, pemain yang telah Check diberi kesempatan lagi untuk ikut bertaruh atau tutup kartu (Fold).
Round 3 – The Turn
Satu kartu lagi dibuka diatas meja. Terjadi perputaran bertaruh lagi.
Round 4 – The River
Kartu terakhir dibuka diatas meja. Sekarang ada 5 kartu ditengah meja dan 2 kartu di tangan anda. total 7 kartu. dari 7 kartu yang anda punya, akan dipilihkan 5 kartu sebagai hand anda. Komputer akan memilihkan kombinasi terbaik dari 7 kartu anda.
Ada kemunginan bahwa 5 kartu di tengah meja adalah Hand terbaik. artinya ada kemungkinan semua pemain punya hand yang sama.
Setelah kartu terakhir itu dibuka, terjadi perputaran bertaruh sekali lagi.
Showdown - setelah perputaran bertaruh terakhir selesai, ditentukan pemenangnya oleh komputer. Pemain yang terakhir kali Bet (bukan Call) menunjukkan kartunya terlebih dahulu. lalu yang lain. pemenang mendapatkan Pot.
PERATURAN LAINNYA
Minimum Bet - Pemain tidak bisa bertaruh atau menaikkan taruhan dengan nilai lebih kecil dari Big Blind meja tersebut.
Split Pot - Jika lebih dari satu pemain yang menang (karena kartunya bernilai sama) maka pot dibagi sama rata antara pemenang
All-In - Jika anda tidak punya cukup chips untuk Call,atau ingin bertaruh semuanya, bisa “All-in”. Artinya mempertaruhkan semua chips yg ada di tangan anda saat itu. Kalo All-in, pemain tsb gk bisa menangin chips lebih dari yang kita mampu Call. Jadi klo setelah kita All-in tp pot-nya terus bertambah chipsnya, klo kita menang pun jumlah yang kita menangkan tidak akan melebihi yang kita samakan taruhannya, sisa pot jadi untuk pemenang nomer 2. (kartu terbaik setelah kartu anda)